Kamis, 21 Mei 2009

Getaran

Getaran
Suatu partikel yang mengalami gaya resultan yang besarnya sebanding dengan simpangan partikel dan arahnya selalu menuju ke titik kesetimbangan partikel akan mengalami getaran harmonik. Gaya yang demikian ini dikenal sebagai gaya pemulih atau gaya Hooke, salah satu contohnya adalah gerak yang terjadi pada bandul.
Dengan menerapkan hukum II Newton, maka partikel bermassa m yang mengalami gaya resultan yang bersifat sebagai gaya pemulih - kx memenuhi persamaan:
F = m.a -------> - k.x = m.a
Dapat ditunjukkan bahwa simpangan sebagai fungsi waktu yang memenuhi persamaan di atas dapat dituliskan sebagai:
x(t) = A cos (wt + Өo )
dengan w = (k/m)1/2 , A menyatakan amplitudo getaran, dan Өo disebut sudut fase awal. Secara matematis, fungsi simpangan getaran harmonik dapat diperoleh dari proyeksi gerak melingkar beraturan pada salah satu garis tengah (diameter)nya.

Propagasi Gelombang Elektromagnet

Getaran
Getaran Selaras
Adalah gerak proyeksi sebuah titik yang bergerak melingkar beraturan, yang setiap saat diproyeksikan pada salah satu garis tengah lingkaran. Gaya yang bekerja pada gerak ini berbanding lurus dengan simpangan benda dan arahnya menuju ke titik setirnbangnya.
Getaran Selaras Sederhana
Adalah gerak harmonis yang grafiknya merupakan sinusoidal dengan frekuensi dan amplitudo tetap.

Periode atau waktu Getar (T)
Adalah selang waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran lengkap (detik).
Frekuensi (f)
Adalah jumlah getaran yang dilakukan dalam satu detik (Hertz).
Hubungan dari frekuensi dan periode, dapat dinyatakan dengan rumus berikut :
f = 1 / T
Untuk melihat visualisasinya, arahkan mouse ke dalam kotak dan tekan mouse.
Persamaan Getaran Harmonis
SIMPANGAN (y)
y = A Sin 
= A Sin  t
Dimana :
A = Amplitudo
 = Kecepatan anguler = 2 π f = 2 π / T

1 komentar:

Hasan mengatakan...

ah males bgt gw komen lo