Selasa, 12 Mei 2009

Pemasaran sebuah bisnis.

Pemasaran sebuah bisnis.

Pemasaran sebuah bisnis telah menjadi kegiatan pemasaran barang atau jasa yang termasuk diantaranya kegiatan produksi barang dan jasa untuk pelanggan, tanpa melihat kepemilikannya lagi. Pemasaran sebuah bisnis: Isu yang dihadapi oleh pemasar sebuah bisnis akan sangat berbeda sekali dengan yang dihadapi oleh para pemasar barang-barang biasa (consumer products). Tentu saja dasar dari pemasaran adalah sama, yaitu pertimbangan akan pemilihan target pasar dan segmentasinya, serta keputusan yang berkaitan dengan produk, promosi, harga dan distribusi.

Cara pembelian sebuah perusahaan sangat berbeda dengan pembeli barang bias (consumer products), dimana cirinya adalah banyaknya pertimbangan, pembeli profesional dan hubungan jangka panjang. Sebab perusahaan membeli barang berdasarkan tujuan yang hendak dicapai oleh perusahaan tersebut, sehingga lebih mengutamakan fungsinya. Hasil dibanyak negara menunjukkan bahwa barang/jasa yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan akan mendapat tempat di pasar. Keputusan penting akan pemilihan pasar memiliki dimensi horizontal sekaligus dimensi vertical.

Strategi dari pemasaran sebuah bisnis: Racikan strategi merupakan jantung dari pemasaran sebuah bisnis; dimana strateginya harus memperhitungkan kebutuhan akan produk tertentu, industri yang berkaitan, kejadian yang muncul dalam industri tersebut dan perkembangan di lingkungan yang lebih luas lagi.

Strategi pemasar harus tidak membuat sebuah organisasi menjadi kaku. Tujuannya adalah membantu perusahaan dalam mencapai objektifnya. Strategi yang dikembangkan haruslah juga memperhitungkan kemampuan dan aspirasi dari dalam perusahaan, dan semua strategi fungsional harus dapat bekerja sama dalam sebuah harmoni.

Bisnis barang dan jasa. Strategi pemasaran sebuah bisnis juga dipengaruhi oleh karakteristik barang atau jasa itu sendiri, dalam kaitan dengan target pasar. Sejumlah skema klasifikasi telah dikembangkan untuk intenfikasi lebih lanjut tentang barang dan jasa tersebut. Skema ini menjadi dasar untuk dapat mengerti lebih lanjut akan proses pembelian sehingga dapat mengembangkan strategi pemasarannya. Skema klasifikasinya sebagian besar mencakup berikut ini: bahan baku, bahan setengah jadi dan komponen layanan.

Strategi dan perencanaan pemasaran: Hanya ada satu definisi yang benar tentang tujuan sebuah bisnis, yaitu menciptakan pelanggan. Pasar dikelola oleh manusia bukan diciptakan oleh Tuhan, alam atau tekanan ekonomi. Kepuasan pelanggan dapat saja dirasakan oleh pelanggan sebelum mereka diberi pengertian tentang apa arti kepuasan itu sendiri, namun hal tersebut akan tetap menjadi sebuah potensial kepuasan yang hendak dirasakan oleh pelanggan hingga ada aksi yang mengubah orang-orang dalam bisnis membuat kepuasan menjadi kebutuhan. Konsep pemasaran harus memiliki tujuan dari bisnis itu sendiri yaitu pemenuhan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang mendatangkan profit harus lebih baik dari kompetitor. Hal ini membutukan kerja kolektif dari seluruh lapisan organisasi. Arahan dari kerja kolektif ini adalah inti dari strategi bisnis. Strategi pemasaran tidak hanya harus membantu mengembangkan strategi bisnis, namun harus membantu dan bekerja sama dalam sebuah harmoni dnegan strategi fungsional lainnya. Biasanya strategi bisnis membentuk serangkaian tujuan bisnis, menunjukkan lingkup bisnis dalam hal produk dan pasar dan mengidentifikasi prinsip teknologi dan inti dari keunggulan kompetitifnya. Komponen-komponen dari strategi bisni biasanya terdiri dari strategi-strategi fungsional. Termasuk strategi pemasaran yang berhubungan dengan target pasar dan kegiatan yang perlu dilakukan secara efektif; pembuatan strategi berhubungan dengan pertimbangan pembelian barang, ukuran dan proses; penelitian dan pengembangan atau rekayasa strategi yang mengupas isu-isu yang berkembang.

Strategi pemasaran produk alat ukur PT Presisi Indonesia

Master Theses from JKPTMMUI / 2004-07-20 20:30:12

Oleh : Kentjana A. Kontutodjeng, MM-FEUI

Dibuat : 1993-06-23, dengan 1 file

Keyword : Market Strategy, Strategic Planning, (MAK)

Subjek : Marketing, Weigth and Mesures Industry,Strategic Management

Nomor Panggil (DDC) : 306

Karya akhir ini membahas mangenai strategi pemasaran produk: alat ukur merk Precision buatan Jepang yang dipasarkan di Indonesia melalui PT Presisi Indonesia (PT.PI) sebagai Distributor Tunggal dibawah area penjualan Asia Pacific yang berkantor di Sungapura sebagai Principal. Dalam pembahasan mengenai strategi pemasaran suatu perusahaan menyangkut peranan berbagai faktor yang saling mempengaruhi secara dinamis dalam pencapain tujuan perusahaan. Faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Dari hasil analisa lingkungan eksternal, beberapa catatan yang; perlu mendapat perhatian berikut ini. Keberhasilan pemasaran produk alat ukur di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan sektor industri dalam negeri baik yang berupa PMA maupun PMDN . Indikator sumbangan sektor industi pada PDB makin lama makin besar peranannya yaitu 22 % pada tahun 1991 yang berarti Indonesia telah memasuki era negara industri dengan laju pertumbuhan pada 3 tahun terakhir ini berkisar antara 11-12 % pertahun. Jumlah penjualan PT PI sendiri ternyata malah bertambah sekitar 30 s/d 50 % pertahun sejak 1990, hal ini berarti terjadi kenaikan pangsa pasar PT PI dari 3.3 ditahun 1990 menjadi 10.2 % ditahun 1992. Berdasarkan temuan tersebut dapat diartikan bahwa pertumbuhan dan ukuran pasar oproduk alat ukur PT PI masih akan cendrung makin bertambah di tahun-tahun mendatang.

Disamping itu pasaran produk alat ukur di Indonesia ternyata deferensiasi produknya cukup beragam tergantung dari fungsi serta spesifikasi yang dibutuhkan pembeli. Dari segi harga juga memegang peranan penting karena sifatnya yang cukup sensitif dan kompetitive.Kedua hal tersebut diatas tentunya membuat persaingan di pasaran akan makin seru dengan intensitas pesaing yang makin tinggi serta beberapa pesaing mulai mengkonsentrasikan diri khusus untuk golongan sub produk tertentu saja. Posisi supplier atau principal masih memegang peranan penting terutama dari segi kendala delivery time untuk barang-barang yang sifatnya agak specific (major item/non stock item) melalui indent order dari Indonesia. Setelah diadakan evaluasi internal perusahan, langkah berikutnya adalah melakukan analisis SWOT serta analisa GE nine cell untuk menentukan grand strategy yang sebaiknya diambil oleh PT PI , yaitu selective invest for growth strategy. Dengan berpedoman pada grand strategy yang telah ditetapkan, maka langkah selanjuatnya adalah menetapkan strategi fungsional dalam hal ini strategi pemasaran yang meliputi pemilihan strategi segmentasi pasar dengan concentrated marketing pada segmen pasar sasaran dengan penekanan terhadap pemakai langsung, dengan pasar sasaran yang dituju. Selanjutnya marketing program atau bauran pemasaran yang dapat ditetapkan mulai dari strategi harga yang baru ditetapkan yaitu penetapan harga jual yang lebih fleksible dan selamanya mengacu kepada situasi pasar. Dari segi distribusi penekanan ditujukan kepada armada Sales force yang sasaran utamanya pemakai langsung atau end user baik memakai tenaga sendiri maupun melalui tenaga dari Group perusahaan.

Deskripsi Alternatif :

Karya akhir ini membahas mangenai strategi pemasaran produk: alat ukur merk Precision buatan Jepang yang dipasarkan di Indonesia melalui PT Presisi Indonesia (PT.PI) sebagai Distributor Tunggal dibawah area penjualan Asia Pacific yang berkantor di Sungapura sebagai Principal. Dalam pembahasan mengenai strategi pemasaran suatu perusahaan menyangkut peranan berbagai faktor yang saling mempengaruhi secara dinamis dalam pencapain tujuan perusahaan. Faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Dari hasil analisa lingkungan eksternal, beberapa catatan yang; perlu mendapat perhatian berikut ini. Keberhasilan pemasaran produk alat ukur di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan sektor industri dalam negeri baik yang berupa PMA maupun PMDN . Indikator sumbangan sektor industi pada PDB makin lama makin besar peranannya yaitu 22 % pada tahun 1991 yang berarti Indonesia telah memasuki era negara industri dengan laju pertumbuhan pada 3 tahun terakhir ini berkisar antara 11-12 % pertahun. Jumlah penjualan PT PI sendiri ternyata malah bertambah sekitar 30 s/d 50 % pertahun sejak 1990, hal ini berarti terjadi kenaikan pangsa pasar PT PI dari 3.3 ditahun 1990 menjadi 10.2 % ditahun 1992. Berdasarkan temuan tersebut dapat diartikan bahwa pertumbuhan dan ukuran pasar oproduk alat ukur PT PI masih akan cendrung makin bertambah di tahun-tahun mendatang.

Disamping itu pasaran produk alat ukur di Indonesia ternyata deferensiasi produknya cukup beragam tergantung dari fungsi serta spesifikasi yang dibutuhkan pembeli. Dari segi harga juga memegang peranan penting karena sifatnya yang cukup sensitif dan kompetitive.Kedua hal tersebut diatas tentunya membuat persaingan di pasaran akan makin seru dengan intensitas pesaing yang makin tinggi serta beberapa pesaing mulai mengkonsentrasikan diri khusus untuk golongan sub produk tertentu saja. Posisi supplier atau principal masih memegang peranan penting terutama dari segi kendala delivery time untuk barang-barang yang sifatnya agak specific (major item/non stock item) melalui indent order dari Indonesia. Setelah diadakan evaluasi internal perusahan, langkah berikutnya adalah melakukan analisis SWOT serta analisa GE nine cell untuk menentukan grand strategy yang sebaiknya diambil oleh PT PI , yaitu selective invest for growth strategy. Dengan berpedoman pada grand strategy yang telah ditetapkan, maka langkah selanjuatnya adalah menetapkan strategi fungsional dalam hal ini strategi pemasaran yang meliputi pemilihan strategi segmentasi pasar dengan concentrated marketing pada segmen pasar sasaran dengan penekanan terhadap pemakai langsung, dengan pasar sasaran yang dituju. Selanjutnya marketing program atau bauran pemasaran yang dapat ditetapkan mulai dari strategi harga yang baru ditetapkan yaitu penetapan harga jual yang lebih fleksible dan selamanya mengacu kepada situasi pasar. Dari segi distribusi penekanan ditujukan kepada armada Sales force yang sasaran utamanya pemakai langsung atau end user baik memakai tenaga sendiri maupun melalui tenaga dari Group perusahaan.

Tidak ada komentar: