Selasa, 12 Mei 2009

Unsur-unsur Manajemen tabligh.

Unsur-unsur Manajemen tabligh.

Unsur-unsur Manajemen tabligh ialah seperti penjelasan makalah- makalah yang lalu karena saling berkaitan. seperti diketahui bahwa unsur-unsur manajemen ada enam macam:

  1. Man(mubaligh) adalah orang yang mengajak ke suatu tujuan dan berperan menyampaikan ide-ide tertentu untuk menuju kepada sasaran pokok yaitu di terimanya ide-ide tersebut sehingga ada perubahan sikap atu adanya pengukuhan terhadap sikap-sikap tertentu.

  1. Money(dana) ialah sebagian unsur dari manajamen tablig karena dana merupakan hal penting dalam menyampaikan pesan-peran dakwah agar lebih efesien dalam menyampaikannya.

  1. Material(materi) tidak lain adalah ajaran-ajaran islam yg bersumber dari al-Qur'an dan Hadist sebagai sumber utama yang meliputi aqidah, syari'ah, dan akhlak dengan berbagai macam cabang ilmu yang di peroleh darinya.

  1. Machine(media/sarana) adalah peralatan yg di pergunakan untuk menyampaikan materi dakwah, pada zaman modern umpamanya:televisi, radio, video, kaset rekaman, majalah, rurat kabar dan melalui berbagai macam upaya mencari nafkah dalam berbagai sektor kehidupan.

  1. Method(metode) adalah cara-cara tertentu yang dilakukan oleh seorang da'i kepada mad'u untuk mencapai suatu tujuan atas dasar hikmah.

  1. Market (mad'u, ada tujuan) dakwah merupakan suatu rangkaian kegiatan dalam rangka mencapai suatu tujuan. Tujuan ini dimaksudkan untuk memberikan arah atau pedoman bagi gerak langkah kegiatan dakwah sebab tanpa tujuan yang jelas akan sia-sia dan tak akan menjadi tabligh jika tidak adanya mad'u.

Faktor manusia dalam manajemen merupakan unsur terpenting sehingga berhasil atau gagalnya suatu manajemen tergantung pada kemampuan suatu lembaga manajemen tabligh dalam mengemas suatu kegiatan dakwah untuk mendorong dan menggerakkan orang-orang ke arah tujuan yang akan dicapai. Karena begitu pentingnya unsur manusia dalam manajemen, melebihi unsur-unsur lainya, maka boleh dikatakan bahwa manajemen itu merupakan proses sosial yang mengatasi segala-galanya. Hal ini menjadi lebih penting bila manajemen itu manyangkut bidang dakwah yang intinya berhubungan dengan peran manusia dengan sesamanya.

Manusia berbeda-beda watak, sikap, aspirasi, keinginan, perilaku dan potensinya. Keadaan demikian itu akan berlangsung terus di masa mendatang, sehingga tantangan yang paling utama bagi lemabaga dakwah ialah menjawab masalah yang ada pada masyarakat.

Untuk menghadapi aneka ragam manusia, seorang mubaligh harus memiliki berbagai kemahiran antara lain:

1. Kemahiran hubungan kerja dengan manusia (human relation skill).

2. Kemahiran administratif dan teknis (administrative and technical skill)

3. Kemahiran konseptual (contceptual skill).

Tidak ada komentar: